Blog  

Partai UMMAT Ingatkan Kader, Pemilu 2024 Ibarat Jalan Licin Berlumpur

 

Screenshot 20230812 174012 KineMaster
Ketua DPW Partai UMMAT NTB, Yuliadin S.Sos.

 


Mataram, Garda Asakota.-

 


Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai UMMAT, Yuliadin,
S.Sos., menegaskan tidak akan terlalu muluk-muluk dalam menargetkan target
perolehan kursi legislatif di Pemilu 2024 mendatang.

 


“Kita lebih banyak belajar dari pengalaman yang sudah-sudah.
Ibarat jalan itu, kondisi sekarang itu lebih becek, licin dan berlumpur. Maka
kita harus berhati-hati dan tidak boleh takabur,” kata pria yang akan maju
menjadi Caleg DPRD NTB Daerah Pemilihan Bima dan Dompu, Sabtu 12 Agustus 2023.

 


Partai UMMAT sendiri melihat munculnya banyak Caleg muda potensial
pada Pemilu 2024 memberi warna tersendiri sekaligus ancaman bagi para Caleg manapun
termasuk para incumbent.

 


“Jangan kira karena sudah menganggap diri senior kemudian
tidak berhati-hati. Semua bisa tersungkur termasuk para incumbent sekalipun.
Karena ini jalan licin dan berlumpur,” kata mantan Ketua DPRD Kabupaten Dompu
ini mengingatkan.

 


Pihaknya mengingatkan para kader Partai UMMAT agar jangan takabur
dalam menghadapi pertarungan Pemilu 2024.

 


“Ikhtiar itu idealnya harus dibarengi dengan do’a dan
usaha-usaha maksimal,” tegasnya.

 


Pria yang akrab disapa Bucek ini mengaku telah siap lahir
dan batin dalam menghadapi kontestasi Pemilu 2024 di Dapil VI.

 


“Saya secara pribadi siap lahir dan batin sesuai dengan
slogan Bima Dompu itu Nggahi Rawi Pahu dan Maja Labo Dahu,” tegasnya optimis.

 


Partai UMMAT sendiri menurutnya telah mempersiapkan kader
terbaik untuk bertarung memperebutkan kursi Udayana di Dapil VI Bima Dompu
seperti mantan Bupati Dompu, H Syaifurrahman Salman, di nomor urut 1.

 


“Saya meskipun Ketua DPW Partai UMMAT berada di nomor urut
2. Sekaligus memberikan contoh kepada semua kader bahwa nomor urut itu bukan
penentu segalanya, karena penentu akhirnya ada pada rakyat yang akan memilih,”
ujarnya bijak.

 


Saat sekarang, menurutnya, partai manapun belum bisa
mengukur secara jelas tingkat kecenderungan pemilih karena semua partai baru
memanaskan mesin partainya.

 


“Masuk pada September nanti mesin mulai digerakkan dan paska
itu baru mesin ini akan digasspol,” pungkasnya. (GA. Im*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *