Mataram, Garda Asakota.-Pengurus Provinsi (Pengprov) Persatuan Bulutangkis Provinsi (PBSI) Nusa Tenggara Barat (NTB) dalam waktu dekat ini tepatnya pada Jum’at 30 Oktober 2026 akan menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) PBSI NTB ke-VI 2026 yang dijadwalkan akan dilangsungkan di Mataram NTB.
Ketua Pengprov PBSI Provinsi NTB, Alfian Eikman, mengungkapkan pelaksanaan Musprov PBSI ini selain rencananya akan dihadiri oleh Pengurus Pusat (PP) PBSI juga akan dihadiri oleh Pengurus Kabupaten dan Kota PBSI se-NTB.
“Ada sembilan (9) Pengurus Kabupaten dan Kota PBSI se-NTB yang direncankan hadir. Sementara satu Kabupaten yakni Kabupaten Lombok Utara kepengurusannya tidak aktif atau belum ada kepengurusannya yang baru sehingga tidak memiliki hak suara dan hanya menjadi peserta peninjau saja. Dalam acara pembukaannya direncanakan akan dihadiri oleh perwakilan pemerintah dan Koni Provinsi serta tamu undangan lainnya,” ujar pria yang dikenal energik ini kepada wartawan media ini, Selasa 20 Oktober 2026.
Musprov PBSI ini menurutnya agenda utamanya adalah agenda penyampaian Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Pengprov PBSI NTB Priode 2022-2026 dan pemilihan Ketua Umum Pengprov PBSI Provinsi NTB Periode 2026-2030.
“Ketua Umum Pengprov PBSI itu nanti akan dipilih oleh sembilan (9) Pengurus Kabupaten dan Kota se-NTB sebagai pemilik suara dalam Musprov tersebut,” kata pria yang juga berprofesi sebagai dosen atau peneliti di Universitas Muhammadiyah Mataram ini.
Selama Periode Kepemimpinannya, Alfian mengaku beragam prestasi ditorehkan Pengprov PBSI NTB diantaranya lolos PON XXI Aceh-Sumut 2024 dimana pertamakali satu tim full berangkat ke ajang PON 2024, Juara Umum Pra-PON Wilayah IV pada Agustus 2023.
“Kita juga paling tinggi kenaikan jumlah atlet berdasarkan Sistim Informasi PBSI. Kita mendapatkan penghargaan langsung dari PP PBSI tahun 2023 untuk wilayah Indonesia Timur. Jadi kita NTB ini termasuk kedalam daerah yang paling cepat pertumbuhannya karena intensnya turnamen yang kita gelar setiap tahunnya meskipun kewajibannya suma satu kali dalam setahun. Tapi kita melaksanakannya dua kali dalam setahun dengan tujuan agar animo masyarakat itu meningkat,” ungkap Alfian.
Dari sisi penyelenggaraan kejuaraan Bulutangkis, PBSI NTB berhasil menjadi tuan rumah pelaksanaan Pra PON Wilayah IV pada Agustus 2024. Kemudian PBSI NTB juga berhasil menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Sirkuit Nasional (Sirnas) dua kali berturut-turut yakni di tahun 2024 dan 2025.
“Sirnas ini merupakan Kejuaraan Bulutangkis yang pesertanya berasal dari seluruh Indonesia,” ujarnya.
Di tahun 2025 juga PBSI NTB juga menjadi tuan rumah penataran wasit Nasional yang diselenggarakan oleh Kemenpora RI. “Sekaligus praktik wasitnya di ajang Sirnas itu,” kata Alfian.
PBSI NTB juga saat sekarang memiliki Wasit Nasional B menuju A, satunya lagi Wasit Nasional B, satunya Wasit Lisensi Tutor, sama tujuh pelatih berlisensi nasional.
“Kalau sebelumnya dua pelatih tapi berlisensi Internasional BWF,” tandasnya. (GA. Im*)



























