Kota Bima, Garda Asakota.Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhammad Iqbal, meninjau Koperasi Merah Putih (KKMP) Percontohan Melayu di Kota Bima, Senin (2/3/2026). Ia menekankan bahwa koperasi adalah bisnis yang bertujuan mencari keuntungan, bukan hanya sekedar urusan sosial.
“Koperasi itu bisnis, jangan tunggu gerai baru mulai bisnis. Koperasi itu tidak bicara gerai, tapi bicara bisnis dan keuntungan,” ujar Gubernur Iqbal saat di dampingi Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan.
Gubernur Iqbal menjelaskan bahwa koperasi adalah perusahaan yang dimiliki oleh seluruh anggota, bukan hanya pemegang saham. Keuntungan koperasi didasarkan pada kontribusi dan partisipasi pengurus serta anggotanya.
“Pada dasarnya koperasi itu merupakan institusi bisnis, bukan institusi sosial, bukan yayasan, bukan pula panti asuhan, tapi real bisnis,” tegasnya.
Gubernur Iqbal juga memberikan bantuan kepada pengurus KKMP Melayu untuk membantu mengembangkan bisnis mereka. Ia berharap bantuan ini dapat memacu semangat pengurus KKMP Melayu untuk terus mengembangkan bisnis mereka.
Sementara itu, Ketua KKMP Melayu, Suwardi, S.Pd, menyatakan bahwa koperasi mereka sudah beroperasi beberapa bulan dan akan terus berkembang dengan bantuan yang diberikan. KKMP Melayu menyediakan berbagai macam bahan pangan primer dan sekunder, termasuk beras, minyak goreng, gula, dan jajanan khas UMKM lokal.
“Dengan bantuan yang diberikan, akan memacu semangat kami pengurus KKMP Melayu untuk terus mengembangkan bisnis ini meski belum di bangun gerai resminya,” ujarnya. (GA. 003*)





















