SDN 27 Rabadompu Timur Kota Bima Dapat Rp1,74 Miliar untuk Revitalisasi, Kasek Bersyukur Sekolah Direhab Total

Progres pekerjaan revitalisasi SDN 27 Rabadompu Timur Kota Bima senilai Rp1,74 Miliar. Terlihat pekerja melakukan pemasangan kusen, atap baja ringan, plafon PVC, dan keramik. Pekerjaan swakelola oleh P2SP ini sudah mencapai 48 persen. Foto: Ist

Kota Bima, Garda Asakota.- SDN 27 Rabadompu Timur Kota Bima menerima bantuan program Revitalisasi Sekolah Dasar Tahun Anggaran 2026 senilai Rp1.742 miliar.

Bantuan tersebut disambut penuh haru dan rasa syukur oleh pihak sekolah. Pasalnya, kondisi hampir semua ruangan sebelumnya mengalami kerusakan berat dan sudah tidak layak digunakan untuk Kegiatan Belajar Mengajar (KBM).

Berdasarkan keterangan Kepala SDN 27 Rabadompu Timur, Nurfida Mailidan, S.Pd, rincian penggunaan anggaran tersebut terbagi dalam lima komponen utama.

Rincian terbesar dialokasikan untuk pekerjaan Konstruksi sebesar Rp1.322 miliar, disusul Perabot Rp249 juta, Penataan Lingkungan Rp100 juta, dan Manajemen Rp70 juta. Untuk komponen manajemen sendiri dirinci lagi menjadi biaya Perencanaan Rp22 juta, Pengawasan Rp25 jutq, dan Pengelolaan Rp22 juta.

Nurfida menjelaskan, khusus untuk Konstruksi Rp1,322 miliar digunakan untuk pembelanjaan semua bahan bangunan mulai dari atap baja ringan, plafon PVC, keramik, kusen dan lain-lain. “Ada tujuh ruang kelas, 1 perpustakaan, 3 WC rehab dan 2 WC bangun baru,” rincinya kepada Garda Asakota, Jumat siang (9/10/2026).

Ia mengaku sangat bersyukur dan berterima kasih kepada pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah atas kucuran anggaran tersebut.

“Alhamdulillah, kami sangat bersyukur. Akhirnya sekolah kami bisa direhab total. Sudah lama kami menunggu, karena hampir semua ruangan rusak berat, atap bocor, plafon jebol. Dengan adanya bantuan ini, insya Allah anak-anak bisa belajar dengan nyaman, aman dan layak. Terima kasih kepada pemerintah atas perhatiannya untuk sekolah kami,” ungkap Nurfida dengan penuh haru.

Ia menambahkan, pekerjaan swakelola yang dilaksanakan oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) sejak 26 Agustus 2026 lalu kini progresnya sudah mencapai 48 persen.

“Sejak mulai pekerjaan swakelola oleh P2SP tanggal 26 Agustus 2026 lalu, progresnya sudah mencapai 48 persen. Kami kerjakan dengan penuh tanggung jawab dan melibatkan warga sekitar. Semoga bisa selesai tepat waktu dan hasilnya maksimal,” imbuhnya. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page