Mataram, Garda Asakota.-Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB terus mematangkan persiapan menjelang perhelatan akbar Porprov NTB XII/2026. Setelah sukses menggelar rapat Chef de Mission (CdM) perdana bersama KONI kabupaten/kota, langkah koordinasi kini berlanjut dengan melibatkan seluruh Pengurus Provinsi (Pengprov) Cabang Olahraga (Cabor).
Pertemuan krusial ini berlangsung di Gedung Sangkareang, Kantor Gubernur NTB, Sabtu (18/4). Dalam kesempatan tersebut, KONI NTB membedah berbagai kendala teknis, termasuk urusan pendaftaran atlet yang hingga kini masih terus bergulir dinamis.
Ketua KONI NTB H Mori Hanafi, mengungkapkan bahwa berdasarkan data sementara, masih ditemukan sejumlah nomor pertandingan yang kekurangan pendaftar. Situasi ini membuat status kepesertaan belum mencapai angka final, sehingga diperlukan langkah strategis untuk menyelamatkan potensi medali.
“Kekurangan peserta ini sifatnya belum final. Oleh karena itu, KONI NTB memutuskan untuk memberikan tambahan waktu pendaftaran bagi seluruh KONI kabupaten/kota demi penyempurnaan data,” tegas Mori Hanafi.
Mori merinci bahwa masa perpanjangan pendaftaran akan dibuka mulai Senin (20/4) hingga Rabu (22/4) mendatang. Meski ada kelonggaran waktu, ia mengingatkan agar setiap pengprov tetap objektif. Jika memang sebuah nomor pertandingan benar-benar sepi peminat, pihak penyelenggara tidak akan memaksakan nomor tersebut tetap ada di Porprov NTB 2026.
Selain urusan administratif, fokus utama dalam kali ini adalah memastikan nomor-nomor pertandingan unggulan tetap terlaksana. Hal ini penting mengingat ajang ini merupakan jembatan utama untuk menjaring atlet potensial menuju PON 2028.
“Nomor-nomor peraih medali emas saat PON Aceh-Sumut lalu harus menjadi pertimbangan utama. Kita harus menjaga konsistensi prestasi atlet menuju PON 2028 nanti,” tambah sosok yang dikenal vokal dalam memajukan olahraga NTB tersebut.
Isu sensitif mengenai mutasi atlet dari luar daerah juga tak luput dari pembahasan. KONI NTB menyadari adanya dinamika di mana beberapa kabupaten/kota berupaya memperkuat skuad mereka dengan atlet baru. Namun, hal ini akan disaring ketat melalui proses keabsahan setelah masa pendaftaran Porprov NTB berakhir.
Beberapa cabor spesifik seperti menembak, aerosport, hingga drumband juga menjadi sorotan karena adanya aturan atlet yang bermain di lebih dari tiga nomor pertandingan. Kepastian jumlah final partisipan baru akan diketahui setelah seluruh tahapan verifikasi selesai dilakukan.
“Kita tunggu sampai semua proses pendaftaran dan tahap keabsahan tuntas. Setelah itu, baru kita umumkan secara resmi berapa total Atlet Porprov NTB yang sah untuk bertanding,” pungkas Mori Hanafi. (*)

















