SDN 3 Jatiwangi Kota Bima Lepas 25 Siswa dan Khataman Al-Qur’an: Lulus 100 persen, Berkarakter Jadi Kunci

Kota Bima, Garda Asakota.-Haru dan bangga campur jadi satu di halaman SDN 3 Jatiwangi, Rabu (24/6/2026). Sebanyak 25 siswa-siswi kelas VI dilepas resmi dan khatam Al-Qur’an. Dengan angka kelulusan 100 persen, sekolah bertema “Menggapai Cita-Cita Menjadi Generasi Berprestasi dan Berkarakter” ini membuktikan bahwa nilai dan akhlak bisa jalan bareng. Acara dihadiri Kasi PTK Dikpora Kota Bima Syafrizal, S.E., mewakili Kadispora.

Kepala Sekolah Ferawati, S.Pd,  membuka sambutan dengan senyum dan mata berkaca-kaca. “Hari ini momen penting perjalanan pendidikan kalian. 6 tahun di SDN 3 Jatiwangi kalian bawa pulang bukan cuma ilmu, tapi karakter, pengalaman, nilai kehidupan,” ujarnya.

Ferawati menekankan 2 bekal utama yakni prestasi dan karakter. “Prestasi hasil kerja keras dan disiplin. Tapi karakter baik itu fondasi utama penentu keberhasilan hidup. Itu selaras tema pelepasan kita,” tegasnya.

Momen paling mengharukan saat prosesi khataman Al-Qur’an. Ferawati berharap tilawah Qur’an ini menjadi awal bagi anak-anak makin cinta serta mengamalkan Al-Qur’an.

“Kemampuan baca Al-Qur’an yang baik hendaknya jadi penerang setiap langkah hidup mereka. Semoga Al-Qur’an jadi pedoman,” harapnya.

Diakuinya, SDN 3 Jatiwangi juga terus benah diri. Pihaknya bukan hanya membentuk siswa cerdas akademik. Tapi juga akhlak mulia, tanggung jawab, peduli, semangat kebersamaan. “Ada program unggulan dan capaian prestasi anak didik yang terus kami kembangkan,” tambah Ferawati.

“Ingat, hari ini bukan akhir perjalanan. Ini awal langkah baru gapai cita-cita lebih tinggi. Terus belajar, hormati guru dan orang tua, jaga nama baik sekolah. Jadilah generasi religius, berprestasi, berkarakter, cerdas, kreatif, peduli lingkungan, bermanfaat untuk bangsa,” pesan <span;>terakhir Kepsek ke anak didik.

Sementara, Kasi PTK Dikpora Syafrizal, S.E., yang mewakili Kadispora memberikan apresiasi atas kolaborasi sekolah dan para orang tua lewat komite.

“Acara ini nggak mungkin jalan tanpa sinergi sekolah dan orang tua. Terima kasih jajaran guru yang sudah 6 tahun mendidik anak-anak dengan dedikasi dan kesabaran penuh suka cita,” pujinya.

Ia berpesan ke orang tua agar terus memberi pendampingan positif untuk tumbuh kembangnya. “Hari ini bukan akhir belajar, tapi awal jadi generasi cerdas berkarakter dan berakhlakul karimah,” cetusnya. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page