Walikota Bima Salurkan Bantuan Saprodi Senilai Rp13,9 Miliar

Kota Bima, Garda Asakota.-Ratusan pengurus Kelompok Tani (Poktan) se-Kota Bima menghadiri kegiatan penyerahan bantuan Sarana Produksi Pertanian (Saprodi) di halaman Kantor Dinas Pertanian Kota Bima, lingkungan SMPN 7 Kota Bima, Senin (11/8/2026).

Kegiatan dihadiri langsung oleh Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E., Asisten II Setda Kota Bima, Danramil Rasanae, Kepala OPD terkait, Camat Asakota, Lurah Jatiwangi, Kepala SMPN 7 Kota Bima, serta para Penyuluh Pertanian se-Kota Bima.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bima Abdul Najir, S.Pt., M.M., menyampaikan bahwa penyerahan bantuan ini merupakan bentuk nyata perhatian dan intervensi Pemerintah Kota Bima dalam mendukung peningkatan produktivitas dan kesejahteraan petani.

“Pembangunan pertanian tidak cukup hanya dengan mengandalkan kemampuan dan semangat para petani saja. Petani membutuhkan dukungan berupa sarana produksi, teknologi serta pendampingan, agar kegiatan usaha taninya dapat dilaksanakan secara lebih baik,” ujar Kadis.

Ia berharap bantuan yang diserahkan dapat dimanfaatkan secara optimal dan menjadi stimulus untuk memperkuat kemandirian kelompok tani, dalam mendorong terwujudnya pertanian Kota Bima yang maju dan berdaya saing.

“Terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pemerintah Kota Bima, atas dukungan dan kepedulian terhadap pembangunan sektor pertanian di Kota Bima. Kehadiran Bapak Wali Kota pada hari ini, sekaligus menyerahkan secara langsung bantuan kepada kelompok tani, merupakan bukti bahwa petani dan pembangunan pertanian memiliki tempat yang penting dalam agenda pembangunan Kota Bima,” ungkap Abdul Najir.

Total anggaran bantuan yang disalurkan sampai 11 Agustus 2026 mencapai Rp13.938.305.057. Bantuan tersebut menyasar 387 kelompok tani dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 4.479 orang petani.

Beberapa jenis bantuan yang diserahkan di antaranya Alsintan Combine Harvester 1 unit, Traktor Roda 4 1 unit, Hand Traktor 3 unit, Hand Sprayer 20 unit, Pompa Air 5 unit, Cultivator 6 unit, Mesin Pencacah Pakan 5 unit

Infrastruktur berupa pembangunan Embung 5 unit, Pemeliharaan Jaringan Irigasi Tersier 20 unit, Irigasi Perpompaan 24 unit. Ternak berupa Kambing 26 ekor, Sapi 37 ekor, dan AKS 800 ekor.

Kemudian, bantuan Benih dan Budidaya berupaBenih Jagung 52,5 ton, Paket Budidaya Sacha Inchi 3 Ha, Tembakau 100 Ha, Padi Program PM-AAS 207 Ha.

Kadis Pertanian juga memaparkan capaian 4 subsektor di Kota Bima tahun 2025,Tanaman Pangan Produksi Padi 20.744 ton GKG, naik 2,06%. Jagung 62.739 ton PK, naik 7,08%. HortikulturaCabai 59,76 ton, naik 3,57%. Tomat 13,44 ton, naik 460%. Perkebunan, Tembakau 154,54 ton, naik 120,76%. Jambu Mete 148 ton, stabil. Peternakan, Daging 2.368 ton, naik 94,86%. Telur 2.392 ton, naik 163,34%.

Sebagai informasi, kontribusi Dinas Pertanian terhadap PAD per 11 Agustus 2026 dari target Rp215.050.000 telah terealisasi 93,46%.

Di akhir sambutannya, Abdul Najir berharap sinergi antara Pemerintah Kota Bima dengan seluruh stakeholder, termasuk petani, dapat terus diperkuat untuk meningkatkan produksi, pendapatan, dan kesejahteraan petani.

“Terima kasih Walikota Bima atas dukungan dan kepedulinya pada Petani Kota Bima,” pungkasnya. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page