Kota Bima, Garda Asakota.-Wali Kota Bima, H. Arahman H. Abidin, S.E., menghadiri sekaligus membuka secara resmi Seleksi Tilawatil Qur’an/STQ Tingkat Kelurahan Matakando, Kecamatan Mpunda, Kota Bima Tahun 2026 M/1448 H.
Kegiatan dengan tema “Menuju Pelestarian Khazanah Islam Dalam Membangun Generasi Qur’ani yang Bermanfaat” berlangsung di Arena STQ Lingkungan Soncolela, Kelurahan Matakando, Senin malam, 13 Juli 2026.
Wali Kota didampingi Staf Ahli Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan, Kabag Kesra Setda Kota Bima, Camat Mpunda, serta para Lurah se-Kecamatan Mpunda. Hadir pula tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, panitia, dan warga Matakando yang antusias.
Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada panitia dan masyarakat Matakando yang bergotong royong menyukseskan STQ. “Semoga kegiatan ini menjadi ladang amal sekaligus menjadi ikhtiar kita dalam membumikan Al-Qur’an di tengah kehidupan masyarakat,” ungkapnya.
Wali Kota menegaskan STQ bukan sekadar ajang perlombaan membaca Al-Qur’an. Ini adalah momentum membentuk karakter generasi muda Kota Bima agar tumbuh menjadi generasi Qur’ani yang beriman, berakhlak mulia, dan bermanfaat bagi agama, masyarakat, bangsa, dan daerah.
Ia menyoroti tantangan zaman saat ini seperti penyalahgunaan narkoba, perjudian online, pergaulan bebas, miras, kekerasan terhadap perempuan dan anak, hingga lunturnya nilai kebersamaan akibat teknologi.
“Oleh karena itu, STQ harus menjadi gerakan bersama dalam membangun karakter generasi muda. Kita ingin melahirkan generasi yang tidak hanya fasih membaca Al-Qur’an, tetapi juga menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam bersikap, bekerja, dan bermasyarakat,” tegasnya.
Wali Kota mengajak orang tua, guru, tokoh agama dan masyarakat bersinergi membina generasi muda. Masjid, mushala, dan majelis taklim diharapkan menjadi pusat pembinaan karakter dan akhlak anak-anak dan remaja.
Ia juga menekankan keberhasilan pembangunan butuh partisipasi semua elemen masyarakat. “Mari kita bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, tertib berlalu lintas, menjaga keamanan, serta memelihara fasilitas umum. Kita sukseskan Gerakan Kota Bima BISA/Bersih, Indah, Sehat, dan Asri, dimulai dari keluarga, RT, hingga kelurahan,” ajaknya.
Diharapkan kedepan, lewat ajang STQ tingkat kelurahan saat ini akan lahir qari dan qariah terbaik dari Matakando yang mampu mengharumkan nama kelurahan di tingkat selanjutnya, sekaligus memperkuat syiar Islam dan fondasi Kota Bima yang religius, maju, dan bermartabat. (GA. 212*)






















