Kota Bima, Garda Asakota.-Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, SH, secara resmi membuka Musabaqah Tilawatil Qur’an MTQ ke-XXXII tingkat Kecamatan Mpunda Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Volley Ball Kelurahan Sambina’e, Selasa (28/7/2026).
Turut hadir mendampingi, Staf Ahli Wali Kota Bidang Kesra, Kemasyarakatan dan SDM, Plt. Asisten I Setda Kota Bima, Hj. Suharni, S.E., para Kepala Perangkat Daerah, Camat Mpunda, Hj. Nurwahidah, S.H., seluruh Lurah se-Kecamatan Mpunda, Ketua MUI Kota Bima, Kepala Kantor Kemenag Kota Bima, para tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta ratusan masyarakat Kelurahan Sambina’e dan sekitarnya yang memadati arena.
Pembukaan MTQ berlangsung semarak dengan berbagai penampilan bernuansa Islami dari masyarakat. Acara dilanjutkan dengan laporan Ketua Panitia, pembacaan SK Dewan Hakim, pelantikan dewan hakim, hingga pembukaan resmi MTQ yang akan memperlombakan berbagai cabang bagi qari, qariah, hafiz, hafizah, dan peserta lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota menyampaikan apresiasi kepada panitia, LPTQ, Pemerintah Kecamatan Mpunda, para sponsor, serta seluruh masyarakat yang bergotong royong menyukseskan kegiatan ini.
Ia mengaku bangga karena di tengah kebijakan efisiensi dan defisit anggaran daerah, semangat masyarakat tidak surut.
“Di tengah efisiensi dan keterbatasan anggaran, masyarakat Kecamatan Mpunda khususnya Kelurahan Sambina’e menunjukkan bahwa semangat gotong royong tidak pernah padam. MTQ ini dapat terselenggara dengan baik berkat kebersamaan, swadaya, dan sumbangan masyarakat. Inilah wajah Kota Bima yang harus terus kita jaga,” ujar Wawali.
Lebih lanjut, Feri Sofiyan menegaskan MTQ bukan sekadar perlombaan membaca Al-Qur’an, melainkan gerakan dakwah, pendidikan, dan peradaban untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan mengamalkannya.
“Teknologi adalah keniscayaan, tetapi Al-Qur’an harus menjadi kompas kehidupan. Anak-anak kita harus dibekali nilai-nilai Al-Qur’an agar mampu menyaring informasi, bijak menggunakan media digital, dan tidak mudah terpengaruh hal-hal yang merusak akhlak. Dengan begitu, kita akan melahirkan generasi yang cerdas, berkarakter, dan berakhlakul karimah,” tegasnya.
Ia mengajak orang tua, guru, tokoh agama, dan masyarakat menjadikan keluarga, sekolah, dan masjid sebagai pusat pembinaan generasi Qur’ani. Menurutnya, kemajuan Kota Bima tidak hanya ditentukan pembangunan fisik, tetapi juga kualitas akhlak masyarakat. Karena itu MTQ harus menjadi momentum membumikan Al-Qur’an melalui penguatan TPA dan Gerakan Magrib Mengaji.
Mengakhiri sambutan, Wawali berpesan agar peserta lomba menjunjung tinggi sportivitas dan kejujuran. Ia berharap MTQ ini melahirkan qari dan qariah terbaik yang mengharumkan nama Kecamatan Mpunda dan Kota Bima hingga tingkat provinsi dan nasional.
Dengan mengucap Basmallah, Wakil Wali Kota secara resmi membuka MTQ Ke-XXXII Tingkat Kecamatan Mpunda Tahun 2026. (GA. 212*)























