Mataram, Garda Asakota.-Dukungan terhadap Ketua KONI NTB, H. Mori Hanafi, untuk kembali memimpin organisasi olahraga tertinggi di Nusa Tenggara Barat periode 2026–2030 terus menguat. Hingga Rabu (5/8/2026), sebanyak 40 cabang olahraga (cabor) telah menyatakan dukungan kepada anggota DPR RI tersebut untuk melanjutkan kepemimpinannya.
Pernyataan itu disampaikan enam ketua cabang olahraga dalam konferensi pers yang digelar di Hotel Golden Palace, Mataram. Mereka menegaskan dukungan tersebut lahir dari penilaian objektif atas rekam jejak, kapasitas kepemimpinan, serta keberhasilan Mori Hanafi mengawal berbagai agenda strategis olahraga NTB, termasuk suksesnya perjuangan menjadikan NTB bersama NTT sebagai tuan rumah PON XXI 2028.
Koordinator pertemuan sekaligus perwakilan cabor menyampaikan bahwa dukungan 40 cabor bukan sekadar klaim, melainkan dapat diverifikasi karena merupakan sikap resmi masing-masing pengurus cabang olahraga.
“Ini bukan dukungan asal-asalan. Semua bisa divalidasi. Teman-teman cabor memberikan dukungan karena melihat langsung kerja dan perjuangan Bang Mori selama memimpin KONI NTB,” ujarnya.
Ketua Kick Boxing NTB, Junaidin Kasum, mengatakan Mori Hanafi telah membuktikan kapasitasnya mengawal kontingen NTB sejak PON Papua hingga PON Aceh-Sumut. Menurutnya, menjelang PON 2028, NTB membutuhkan sosok yang memiliki kemampuan komunikasi kuat dengan pemerintah pusat dan kementerian.
“Kita membutuhkan orang yang kuat. Pak Mori sudah membuktikan mampu membangun komunikasi dengan pemerintah pusat dan kementerian. Kapasitas itu yang saat ini sangat dibutuhkan untuk mengawal suksesnya PON 2028,” tegas Junaidin.
Senada dengan itu, Ketua Pengprov Angkat Besi NTB, Carina Davega, menilai perjuangan Mori Hanafi menghadirkan PON di NTB merupakan prestasi besar yang tidak mudah diwujudkan.
Ia juga mengapresiasi keberhasilan Mori memperjuangkan agar sejumlah cabang olahraga nonolimpiade atau cabang prioritas daerah tetap mendapat kesempatan dipertandingkan pada PON 2028.
“Perjuangan itu tidak mudah. Beliau mampu memperjuangkan kepentingan cabang olahraga sehingga mendapat ruang pada PON 2028. Posisi beliau sebagai anggota DPR RI juga menjadi nilai tambah karena memudahkan komunikasi dengan pemerintah pusat. Karena itu kami berharap beliau melanjutkan satu periode lagi,” kata Carina.
Ketua Pengprov Bridge NTB, Ainul Yaqin, menilai Mori Hanafi memiliki kombinasi yang jarang dimiliki seorang pemimpin olahraga, yakni kemampuan manajerial sekaligus pengalaman sebagai praktisi olahraga.
Menurutnya, keberhasilan NTB menjadi tuan rumah PON tidak lepas dari kemampuan lobi Mori Hanafi di tingkat nasional.
“Beliau bukan hanya piawai secara manajerial, tetapi juga praktisi olahraga. Networking beliau di daerah maupun pusat sangat kuat. Kalau sekarang diganti dengan figur baru, tentu membutuhkan proses adaptasi, sementara waktu menuju PON 2028 tinggal dua tahun lagi,” ujarnya.
Ainul juga mengungkapkan jumlah dukungan terus bertambah dan optimistis lebih banyak cabor akan menyatakan sikap sebelum tahapan pemilihan Ketua KONI NTB berakhir.
Sementara itu, Ketua Pengprov Teqball NTB, Wolini, menegaskan organisasinya mendukung penuh Mori Hanafi karena telah menyaksikan langsung keberhasilan kepemimpinannya.
“Beliau sudah bekerja nyata. Sejak awal mengawal perjuangan NTB menjadi tuan rumah PON hingga sekarang terus mempersiapkan pelaksanaannya. Karena itu kami mendukung beliau kembali memimpin KONI NTB,” katanya.
Ketua Pengprov Tenis Meja NTB, Bambang Ancasono, yang telah dua periode memimpin organisasinya, mengaku memiliki pengalaman panjang berinteraksi dengan Mori Hanafi.
Menurutnya, dukungan diberikan bukan karena faktor kedekatan pribadi, tetapi berdasarkan hasil kerja nyata yang telah ditunjukkan selama memimpin KONI NTB.
“Kami ingin pemimpin yang bekerja nyata, bukan sekadar menjanjikan mimpi. Apa yang dulu menjadi cita-cita olahraga NTB kini sudah terwujud, termasuk keberhasilan membawa NTB menjadi tuan rumah PON. Karena itu perjuangan ini harus dilanjutkan paling tidak satu periode lagi,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Ketua Pengprov Bulu Tangkis NTB, Alfian. Ia menegaskan cabor bulu tangkis tidak hanya memberikan dukungan, tetapi juga secara aktif mendorong Mori Hanafi kembali maju sebagai calon Ketua KONI NTB.
“Kami bukan hanya mendukung, tetapi meminta Bang Mori kembali maju karena kami menilai beliau adalah sosok yang paling tepat memimpin KONI NTB dalam mengawal sukses penyelenggaraan PON 2028 sekaligus meningkatkan prestasi olahraga daerah,” tegas Alfian.
Dengan dukungan 40 cabang olahraga yang telah dikantongi dan diperkirakan masih akan terus bertambah, posisi Mori Hanafi dinilai semakin kuat menghadapi pemilihan Ketua KONI NTB periode 2026–2030. Bagi para pemegang hak suara, keberlanjutan kepemimpinan dinilai menjadi faktor penting agar seluruh persiapan menuju PON 2028 tetap berjalan sesuai perencanaan, tanpa harus memulai kembali proses adaptasi dengan kepemimpinan baru.Bila diinginkan, saya juga dapat membuat versi yang lebih tajam dengan nuansa politik olahraga dan judul yang lebih bombastis. (GA. Im*)























