“Eksodus” Warga Kota Bima ke Dukcapil, Ubah Status Pekerjaan Demi Turun Desil

Kota Bima, Garda Asakota.-Dampak pemeringkatan desil yang tiba-tiba naik menyebabkan banyak warga Kota Bima dicoret sebagai penerima bantuan sosial pemerintah. Salah satu penyebabnya adalah status pekerjaan suami dalam Kartu Keluarga.

Akibatnya, puluhan warga Kota Bima “eksodus” rame-rame mendatangi Kantor Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kota Bima untuk mengurus perubahan status pekerjaan tersebut.

Kabid Pendaftaran Penduduk Dukcapil Kota Bima, Ardiansyah, S.Kom., saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. “Iya benar. Sejak awal tahun 2026 puluhan warga setiap harinya datang ke Dukcapil mengurus perubahan status pekerjaan suami dalam KK. Rata-rata dari ‘Wiraswasta’ menjadi ‘Buruh Harian Lepas’ atau ‘Buruh Tani’,” terangnya, Senin 14/09/2026.

Ia menyebut hampir setiap hari Dukcapil sibuk melayani perubahan status pekerjaan. Namun belakangan jumlahnya sudah mulai berkurang. “Mungkin semua yang berstatus Wiraswasta sudah merubah statusnya,” ujarnya.

Menurutnya, perubahan status pekerjaan dari Wiraswasta ke Buruh Tani bukanlah syarat mutlak untuk mendapat Bansos. Ada banyak indikator lain yang dinilai.
“Tapi kami di Dinas tentu tidak bisa menolak permintaan masyarakat karena tugas kami adalah melayani,” imbuhnya.

Untuk saat ini, pengurusan perubahan status tersebut wajib melampirkan surat pengantar dari Kelurahan terlebih dahulu. Hal ini karena Kelurahan yang paling mengetahui kondisi riil masyarakatnya. Selain itu, warga juga harus mengisi formulir bermaterai dan wajib datang sendiri, tidak bisa diwakilkan. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page