Kota Bima, Garda Asakota.-Suasana haru dan membanggakan menyelimuti halaman Kantor Pemerintah Kota Bima, Senin sore (17/8/2026), saat prosesi penurunan Bendera Merah Putih dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI berlangsung khidmat.
Di balik suksesnya prosesi tersebut, sosok Zulfa Ulya Abinusa, siswi MAN 2 Kota Bima, menjadi perhatian. Remaja kelahiran 23 Maret 2010 itu dipercaya menjalankan tugas penting sebagai Pembawa Baki Paskibraka Kota Bima 2026.
Kepercayaan itu tidak datang begitu saja. Zulfa harus melewati proses seleksi ketat dan rangkaian latihan berat yang menuntut kesiapan fisik, mental, kedisiplinan, serta konsentrasi tinggi.
Semangat dan kedisiplinan itu sudah terlihat sejak Zulfa duduk di bangku SD. Putri kedua dari tiga bersaudara pasangan Muhammad Fadil dan Nurhayati Ningsih ini dikenal aktif di ekstrakurikuler. Mulai dari MIN Tolobali hingga MTsN 1 Kota Bima, Zulfa aktif Pramuka hingga lomba gerak jalan.
Kerja keras itu akhirnya mengantarkannya menjadi salah satu putri terbaik Kota Bima yang dipercaya mengemban tugas negara.
“Alhamdulillah, kami sangat bangga dan bersyukur kepada Allah SWT. Apa yang diraih Zulfa sore ini adalah buah dari kerja keras, ketekunan dan kedisiplinannya selama latihan,” ujar Muhammad Fadil penuh haru.
Menurut Fadil, keberhasilan Zulfa bukan hanya kebanggaan sekolah. Lebih dari itu, ini adalah kesempatan mengabdi dan mengharumkan nama daerah di momentum bersejarah.
Ia juga mengapresiasi seluruh anggota Paskibraka Kota Bima yang menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, baik saat pengibaran maupun penurunan Sang Merah Putih.
“Suksesnya upacara penurunan bendera sore ini menjadi bukti nyata tanggung jawab besar yang diemban Tim Paskibraka. Zulfa Ulya Abinusa bersama seluruh rekannya telah membuktikan mampu menjalankan tugas dengan sukses,” katanya.
Kesuksesan Zulfa dan rekan-rekannya menjadi penutup manis rangkaian tugas Paskibraka Kota Bima di HUT RI Ke-81. Mereka adalah representasi putra-putri terbaik dari berbagai sekolah di Kota Bima yang dipercaya menjaga kehormatan Sang Merah Putih. (GA. 212*)






















