Mataram, Garda Asakota.-Sekretaris Wilayah Partai Demokrat Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), Andi Mardan, menegaskan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrat telah membatalkan SK DPP Partai Demokrat terkait dengan penetapan jadwal pelaksanaan Musda ke-V melalui Musda Luar Biasa DPD Partai Demokrat NTB yang dijadwalkan bakal digelar Jum’at 18 September 2026.
“Kami sudah menerima surat pembatalan bahwa Pelaksanaan Musda V melalui Musdalub DPD Partai Demokrat NTB akan dijadwalkan kembali (reschedule),” ungkap Andi Marda saat diwawancarai wartawan media ini. Minggu 13 September 2026.
Alasan penjadwalan ulang agenda Musdalub tersebut menurutnya karena DPP Partai Demokrat masih menjalankan Instruksi dan Agenda Nasional Partai Demokrat terkait pelaksanaan rangkaian kegiatan HUT ke-25 Partai Demokrat.
“Rangkaian kegiatan HUT tersebut akan digelar selama bulan September tahun 2026. Dan DPP masih belum memberikan informasi terkait dengan jadwal pelaksanaan musda tersebut. Belum ada waktunya. Nanti akan ada surat pelaksanaannya lagi,” tukasnya.
Sebagaimana diketahui, sebelumnya Partai Demokrat NTB dipimpin oleh Indra Jaya Usman (IJU). Pada November 2025 lalu, DPP Partai Demokrat menunjuk Made Rai Edi Astawa sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPD Partai Demokrat NTB menggantikan posisi IJU yang saat itu sedang terbelit masalah hukum.
Beberapa waktu lalu, IJU sudah divonis bebas oleh PN Tipikor Mataram dan putusannya sudah inkrah. Dalam kondisi Ketua Demokrat NTB yang masih dijabat oleh Plt dan wacana pelaksanaan Musdalub, nama IJU juga santer disebut bakal maju berkompetisi dengan figur yang lain untuk kembali memimpin NTB.
Figur lain yang disebut namanya mengincar posisi Ketua Demokrat NTB itu seperti mantan Kapolda NTB, Irjen Pol (Purn) Hadi Gunawan. Ada juga disebut nama Walikota Bima, HA Rahman H Abidin, dan Amrul Jihadi. (GA. Im*)


























