Blog  

Warga Penatoi Segel Kantor Lurah, Tuding Walikota Bima Ingkar Janji

Tampak kantor kelurahan penatoi yang disegel warga pada senin malam, 18 September 2023. (Foto: Ist*)

Kota Bima, Garda Asakota.- 



Kejadian mengejutkan pasca Walikota Bima, Muhammad Lutfi, menggelar mutasi Pejabat Senin kemarin. Sekitar pukul 23.00 Wita, Senin (18/9/2023) kantor Lurah Penatoi disegel warga, mereka dikabarkan menolak kebijakan mutasi Walikota Bima yang mengangkat Lurah Penatoi tidak sesuai dengan harapan dan aspirasi mereka. 



Pantauan langsung wartawan, hingga Selasa pagi ini, kantor setempat masih dalam keadaan tersegel. Beberapa pegawai kantor lurah pun tidak bisa berbuat banyak. 



Pada bagian pintu depan kantor yang disegel, ditulis sejumlah tuntutan. Seperti “Wali Kota Bima Jangan Jadi Pembohong dan Penipu”. “Kantor ini Kami Segel – Masyarakat Penatoi”. “Kami Menagih Janji Walikota Melantik  Lurah Penatoi Sesuai Aspirasi Warga”.



Informasinya, penyegelan ini buntut dari kekecewaan warga karena Walikota Bima yang tak menepati janji. Bahwa dulu, saat meninggal Lurah Penatoi Edy Sukardi, elemen lembaga kelurahan Penatoi, seperti Babinsa, Bhabinkamtibmas, RW, RT, LPM, TSBK, Karang Taruna membuat surat pernyataan bersama, mendukung Muhammad Idrus sebagai Plt dan Lurah Penatoi Definitif. 



Surat itu bahkan diserahkan langsung ke Walikota Bima, saat penyerahan bibit ikan lele di Kelurahan Penatoi. 



Sebelum diserahkan, juga disampaikan secara lisan oleh Ketua LPM mengenai keinginan yang tertuang dalam surat pernyataan. Kemudian diserahkan langsung kesepakatan itu ke Walikota Bima dan disaksikan oleh seluruh masyarakat dan muspida yang hadir. 



Walikota Bima saat itu pun berjanji akan melantik Muhammad Idrus sebagai Plt sekaligus Lurah Definitif Penatoi. 



Salah seorang staf kantor Kelurahan Penatoi mengakui adanya penyegelan tersebut. Masyarakat melayangkan protes karena Walikota Bima tidak menepati janji. 



“Iya tadi malam disegel masyarakat,” ujar salah seorang staf yang tidak ingin disebutkan namanya. 



Kepala Dinas Kominfotik Kota Bima H Mahfud yang dikonfirmasi tidak bisa berkomentar banyak. Karena persoalan mutasi itu ranahnya kepala daerah. Tapi dirinya, akan menyampaikan sikap warga ini ke atasan. “Ya harapan kami semoga masyarakat bisa menyelesaikan dengan baik,” harapnya saat dikonfirmasi wartawan. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *