Alsintan Baru Tiba di Kota Bima, Poktan Asakota Berharap Dapat Jatah, Dinas Pilih Sistem Brigade

Kota Bima, Garda Asakota.-Kabar gembira datang untuk petani Kota Bima. Dua unit Alat Mesin Pertanian, Alsintan, bantuan Kementan baru saja tiba dan kini “parkir gagah” di halaman Kantor Dinas Pertanian Kota Bima.

Namun, kehadiran alat canggih ini justru memicu harapan baru. Kelompok Tani, Poktan, di Kecamatan Asakota kini meminta jatah agar alat itu bisa mereka kelola langsung.

Dua Alsintan baru itu adalah Combine Harvester HRC 105, mesin panen multifungsi. Sekali jalan langsung memotong, merontokkan, hingga membersihkan gabah.

Kedua, Traktor Hercules STR 504 J bertanaga 50 HP dengan mesin diesel Yanmar. Dilengkapi Rotary Tiller untuk menghaluskan tanah dan Disc Plough untuk pembajakan awal. Harga satu unitnya ditaksir Rp355 juta – Rp367 juta.

Manfaatnya jelas. Combine memangkas waktu panen drastis, menekan biaya tenaga kerja, meminimalisir gabah terbuang, dan menghasilkan gabah lebih bersih. Sementara Traktor Hercules lincah di lahan datar maupun berbukit dengan konsumsi BBM yang irit.

Saat ini, Kota Bima sudah mengoperasikan 3 unit Combine Harvester. Rinciannya, 2 unit di Kecamatan Rasanae Timur dan 1 unit di Kecamatan Raba. Asakota belum kebagian satu pun.

“Kami berharap Alsintan ini bisa diserahkan ke Poktan wilayah Kecamatan Asakota,” ujar Ridwan, M.Si., Ketua Poktan di Asakota, Selasa (7/7/2026).

Alasannya klasik. Selama ini petani Asakota harus menyewa Combine dari Kabupaten Bima saat panen. Biaya sewa, ongkos angkut, sampai antrean panjang jadi kendala tahunan.

“Kami berharap Pemerintah Kota Bima melalui Dinas Pertanian dapat mempertimbangkan, agar Alsintan tersebut diberikan untuk mendukung kelancaran pertanian di Asakota,” harapnya.

Kepala Dinas Pertanian Kota Bima, Abdul Najir, S.Pt, M.M., angkat bicara. Ia memastikan alat itu belum bisa langsung diserahkan. “Sekarang ini lagi dalam tahap penyelesaian administrasi,” kata Abdul Najir.

Untuk alokasi, ada dua skema: Pertama Traktor Roda 4 sudah Ada Penetapan “Khusus bantuan Traktor Roda 4, sudah ada penetapan kelompok penerima,” jelasnya. Traktor Hercules kemungkinan besar langsung diserahkan ke Poktan yang namanya ada di SK Kementan.

Sedangkan Combine Harvester, penggunaannya dengan Sistem Brigade. “Untuk Combine, kami akan pakai sistem brigade karena keterbatasan bantuan dari Kementan,” tegas Kadis.

Mekanismenya, kata dia, Dinas yang mengelola. Kelompok bisa meminjam saat butuh dan mengembalikan setelah dipakai. “Combine tidak akan dikuasai satu Poktan saja,” tuturnya.

Skema brigade dipilih karena total Combine di Kota Bima baru 4 unit. Dinas berharap semua Poktan di 5 kecamatan dapat kesempatan sama dan tidak ada monopoli. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page