Kota Bima, Garda Asakota.-Gema takbir menggema di Lapangan H. Dafid, Kelurahan Ule Asakota Kota Bima. Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, S.H., secara resmi membuka Seleksi Tilawatil Quran (STQ) ke-VII Tingkat Kelurahan Ule, Kamis malam (25/6/2026).
Dalam sambutannya, Feri mengapresiasi panitia, pemerintah kelurahan, tokoh agama, guru ngaji, hingga seluruh masyarakat yang menyukseskan STQ. Baginya, kegiatan ini bukan sekadar acara tahunan.
“STQ ini syiar Islam sekaligus pembinaan generasi Qur’ani. Melalui STQ, mari kita tanamkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sebagai pembentuk kepribadian mukmin sejati,” ajak Wawali di acara syiar Islam yang juga dihadiri Asisten 1 Setda, Hj. Suharni, Asisten 2 Drs. H. Suprtman, M.AP, Kabag Kesra H. Sirajuddin, S.Sos, Camat Asakota Kamaruddin, S. ST, Lurah Ule H. Badin, S.Sos, dan elemen masyarakat Ule.
Wawali menegaskan, STQ adalah tolok ukur keberhasilan pembelajaran Al-Qur’an di tengah masyarakat. “Ini wujud nyata kecintaan generasi muda terhadap kitab suci,” ujarnya.
Namun ia juga mengingatkan tantangan zaman. Pesatnya teknologi membawa risiko besar: penyalahgunaan media sosial, judi online, narkoba, hingga pergaulan bebas yang mengintai masa depan anak.
“Karena itu, pendidikan agama sejak dini adalah benteng utama. Agar anak tumbuh beriman, berakhlak mulia, dan kuat menghadapi perkembangan zaman,” tegasnya.
“Saya yakin, jika anak dibekali ilmu agama dan cinta Al-Qur’an sejak dini, mereka akan jadi generasi emas. Bermanfaat bagi keluarga, daerah, bangsa, dan negara,” lanjutnya.
Feri mengajak orang tua, guru, ustadz, ustadzah, dan seluruh elemen masyarakat terus mendukung pembinaan Al-Qur’an dan menciptakan lingkungan yang religius.
Ia berharap STQ Ke-VII ini melahirkan qari dan qariah terbaik dari Kelurahan Ule. “Yang bisa mengharumkan nama Ule, Kota Bima, hingga ke tingkat provinsi, nasional, bahkan internasional,” harapnya. (GA. 212*)




















