“Mimpi Itu Gratis”: Wali Kota Bima Lepas 26 Siswa SMPN 12 Lelamase, Dorong Anak Pelosok Jadi Orang Besar

Keterangan Foto: Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E., disambut kesenian tradisional Bima "Biola Katipu Masakimi" saat tiba di SMPN 12 Lelamase untuk menghadiri Gelar Karya dan Pelepasan Siswa Kelas IX, Kamis (25/6/2026). Penyambutan adat ini mengusung tema "Melangkah Dari Lereng Menjemput Masa Depan". Foto: Ist

Kota Bima, Garda Asakota.-Kedatangan Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E., di acara Gelar Karya dan Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 12 Lelamase disambut meriah nyanyian tradisional Bima “Biola Katipu Masakimi”, Kamis (25/6/2026). Mengusung tema “Melangkah Dari Lereng Menjemput Masa Depan”, 26 siswa dilepas untuk menata masa depan.

Kepala SMPN 12 Lelamase Sumardi, S.E., menyampaikan terima kasih kepada orang tua murid yang telah menitipkan anak-anaknya di sekolah tersebut. “Insya Allah akan kami didik untuk menjadi generasi yang membanggakan sesuai harapan orang tua,” ungkapnya.

Sumardi memaparkan mimpi besar SMPN 12 Lelamase ke depan, menjadikan sekolah ini sebagai sekolah unggulan dengan 3 program utama.

Unggul melalui program kewirausahaan berbasis potensi lokal seperti tenun Bima, kerajinan doku dan sarau.

Cerdas melalui program Cinta Lingkungan, mengingat Lelamase saat ini sangat minim sampah. Berakhlak melalui program religius “Mai Sambea Ro Ngaji” untuk membiasakan peserta didik beribadah dan cinta Al-Qur’an.”

Sementara itu. Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E., mengucapkan selamat kepada 26 siswa yang dilepas. “Ini bukan akhir, tapi tahapan awal dalam perjalanan panjang kalian untuk meraih sukses. Bermimpilah yang besar karena dengan mimpi itu kalian bisa menata masa depan. Siapapun boleh bermimpi besar karena mimpi itu gratis.”

Wali Kota juga menyemangati orang tua: “Siapa yang tahu suatu saat kelak Wali Kota, Kapolda, Kapolres, Dandim berasal dari anak Lelamase ini. Maka tugas orang tualah yang mengarahkan anak-anaknya untuk mewujudkan mimpi itu.

Orang tua boleh jadi petani, tapi jangan batasi cita-cita anak-anak. Kalaupun jadi petani, jadilah petani yang sukses. Banyak orang besar lahir dari pelosok. Saya yakin anak-anak Lelamase bisa,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wali Kota berpesan kepada anak anak didik SMPN 12, agar menjauhi narkoba dan pergaulan bebas. “Berbaktilah pada orang tua, taati guru. Kejarlah akhirat, dunia pasti mendekat,” pesannya.

Pada kesempatan itu, Walikota menyampaikan apresiasi khusus diberikan kepada 10 lulusan terbaik, Kirana Putri Yanti, Pitri Sukiawati, Khaira Ramadani, Apriallia Kurniati, Hendriawan, Sesi Ismajalita, Setawati, Nabila Putri Rahmat, Nur Hafija, dan Sintia. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page