Bima, Garda Asakota.-Nggak cuma seremoni. Pemerintah Kabupaten Bima benar-benar turun ke lapangan lewat Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas).
Kamis (25/6/2026), Bupati Bima Ady Mahyudi hadir langsung di lokasi kegiatan. Dampinginya dua tokoh perempuan Bima, Ketua TP-PKK Ny. Murni Suciyanti dan Ketua GOW Ny. Hj. Anita H. Irfan. Kompak, satu barisan senam dari awal sampai akhir.
Hadir juga jajaran Kepala OPD, pimpinan BUMN, Kepala Bagian Setda, hingga organisasi profesi kesehatan.
Acara dibuka dengan Senam Sehat Bersama. Suasana langsung cair. Setelah keringat dingin, Bupati bersama rombongan keliling meninjau tenda layanan.
Mulai dari penyuluhan cara menangani henti jantung, pemeriksaan kesehatan gratis, sampai bakti donor darah. Semua dibuka untuk umum tanpa dipungut biaya.
“Intinya satu deteksi dini. Jangan tunggu sakit parah baru ke dokter. Cek kesehatan rutin itu investasi,” tegas Bupati Ady Mahyudi di sela peninjauan.
Kepala Dinas Kesehatan Hj. Nurul Wahyuti, S.E., M.E., mengatakan bahwa Germas kali ini ramai karena semua pihak bergerak bareng. “IDI dan PPNI turun langsung. Dokter dan perawat yang mastiin semua layanan aman, tertib, dan sesuai standar medis,” ujarnya.
Ia berharap efeknya jangka panjang. “Mudah-mudahan warga makin sadar olahraga, jaga makan, dan rutin cek kesehatan. Target kita: Bima yang sehat dan produktif,” harapnya.
Antusiasme warga terbukti. UTD RSUD Bima mencatat ada 29 warga yang jadi pendonor darah. Sementara 129 orang ikut skrining kesehatan lengkap, cek kolesterol, tekanan darah, berat badan, sampai ukur lingkar perut, semua gratis. (GA. 212*)




















