Kota Bima, Garda Asakota.-Langkah kaki Wali Kota Bima H. A. Rahman H. Abidin, S.E., berhenti di ujung Jembatan Gantung Kelurahan Rontu, Sabtu (27/6/2026). Matanya tertuju ke rangka baja Jembatan Garuda Perintis yang terus dikebut pembangunannya.
Ia tidak datang sendiri. Di sampingnya ada Wakil Wali Kota Feri Sofyan, S.H., dan Pangdam IX/Udayana, Mayjen TNI Piek Budyakto, S.H, M.H., beserta rombongan. Ini kunjungan kerja, tapi nuansanya lebih ke “cek lapangan bareng-bareng”.
“Ini jembatan vital. Harus tuntas dan bermanfaat untuk warga Rontu,” ujar A. Rahman di sela peninjauan.
Rombongan Pemkot Bima yang mendampingi lengkap. Ada Sekda Kota Bima, Kadis PUPR, Kadis Perkim, Plt. Kabag Prokopim, Camat Raba, sampai Lurah Rontu. Semua turun langsung ke lokasi.
Tujuannya satu, memastikan progres pembangunan jembatan sesuai target. Jembatan Garuda Perintis ini diharapkan jadi penghubung baru yang memangkas jarak, mempercepat akses warga Rontu dan sekitarnya ke pusat kota. “Sinergi dengan TNI ini penting. Infrastruktur yang baik butuh dukungan semua pihak,” tambah Feri Sofyan.
Berdasarkan informasi yang dihimpun mediaw pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang berlokasi di Kelurahan Rontu, Kecamatan Raba, Kota Bima ini sudah selesai 100 persen. Jembatan dengan spesifikasi panjang 50 meter dan lebar 150 cm ini merupakan bagian dari program strategis Presiden RI Bapak Prabowo Subianto melalui TNI AD. Di bawah pengawasan intensif jajaran Kodim 1608/Bima, program fisik ini sukses diselesaikan tepat waktu sejak mulai dibangun pada awal Mei 2026 lalu.
Infrastruktur ini memiliki nilai yang sangat krusial karena menghubungkan pemukiman warga secara langsung dengan kawasan lahan pertanian dan persawahan.
Pangdam IX/Udayana menyatakan kepuasannya atas selesainya jembatan garuda di Bima ini. Ia menegaskan bahwa jembatan ini memiliki nilai ekonomis yang tinggi karena memotong jalur distribusi hasil pertanian warga.
Setelah cek fisik jembatan, suasana berubah lebih santai. Rangkaian acara dilanjutkan dengan jamuan makan bersama Pangdam IX/Udayana dan rombongan di Beegining Coffee/Alraya Resto Kota Bima.
Di jamuan itu, Wali Kota dan Wakil Wali Kota didampingi Sekda, Plt. Kabag Prokopim, dan Kabag Umum. Obrolan infrastruktur berlanjut, tapi dengan aroma kopi. Kunjungan ini bukan sekadar seremonial. Pemkot Bima ingin menegaskan komitmen, mempercepat pembangunan daerah lewat kerja sama erat dengan TNI.
Target akhirnya juga jelas, kesejahteraan masyarakat Kota Bima. Dan Jembatan Garuda Perintis adalah salah satu tandanya. (GA. 212*)




















