Kota Bima, Garda Asakota.-Museum Asi Mbojo mendadak hidup, Jumat malam (27/6/2026). Gedung bersejarah itu berubah jadi pusat kreativitas saat STIE EXPO Tahun 2026 resmi dibuka.
Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E. didampingi Wakil Wali Kota Feri Sofiyan, S.H. memukul gong bersama Ketua STIE Bima, Firdaus, S.T, M.M., M.M.Inov, tanda expo tahunan itu dimulai.
Hadir lengkap para tamu undangan dari jajaran Pemkot Bima, Forkopimda, Dandim 1608/Bima, Kapolres Bima Kota, Ketua TP PKK Hj. Badriah Ekawati, OPD, sivitas akademika, mahasiswa, pelaku UMKM, sampai masyarakat yang memadati museum.
Acara dibuka running video, Tari Kreasi Sanggar Ntobo, dan Opening Video yang menampilkan inovasi STIE Bima di bidang pendidikan dan kewirausahaan.
Dalam sambutannya, Wali Kota mengapresiasi STIE Bima yang jadi jembatan kolaborasi pendidikan, dunia usaha, industri, dan masyarakat.
“STIE EXPO bukan sekadar pameran tahunan. Ini wadah lahirnya ide, kreativitas, inovasi, dan semangat kewirausahaan generasi muda,” tegasnya.
Ia menantang mahasiswa untuk berpikir lebih besar. Kampus, katanya, harus melahirkan SDM yang siap kerja dan mampu buka lapangan kerja.
“UMKM dan ekonomi kreatif adalah strategi kunci saat fiskal terbatas. Sinergi pemerintah, kampus, usaha, dan masyarakat harus kuat,” ujarnya.
Apresiasi juga ia berikan untuk Museum Asi Mbojo yang kini aktif jadi ruang publik kreatif. Pada akhir sambutannya, Wali Kota menitip pesan kepada para mahasiswa agar jangan hanya bercita-cita menjadi pencari kerja, tetapi jadilah pencipta lapangan kerja yang mampu memberikan manfaat bagi masyarakat.
Ia juga mendorong penguatan UMKM dan ekonomi kreatif, serta mengapresiasi Museum Asi Mbojo sebagai ruang publik produktif.
Rangkaian expo meliputi STIE Fest, Gebyar Wirausaha, hiburan band, breakdance, dan lomba fashion show. Expo ditutup dengan pengumuman pemenang. (GA. 212*)




















