Kota Bima, Garda Asakota.-Pemerintah Kota Bima memberikan klarifikasi terkait tanggapan masyarakat atas pelantikan sejumlah pejabat administrator, pengawas, dan fungsional, Selasa (1/7/2026) di Aula Maja Labo Dahu, Kantor Pemerintah Kota Bima.
Juru Bicara Pemkot Bima, Dr. Muhammad Hasyim, menegaskan pelantikan dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi dan meningkatkan efektivitas pemerintahan serta pelayanan publik. Seluruh proses telah sesuai mekanisme kepegawaian yang berlaku.
“Setiap pengangkatan pejabat dilakukan melalui mekanisme sesuai ketentuan perundang-undangan. Penilaiannya didasarkan pada kompetensi, kualifikasi, pengalaman, rekam jejak, integritas, serta kebutuhan organisasi, bukan pertimbangan lain di luar ketentuan,” ujar Hasyim, Kamis (2/7/2026).
Ia menegaskan, hubungan kekeluargaan tidak bisa jadi alasan memberi keistimewaan atau menghilangkan hak ASN mengikuti promosi jabatan. Selama memenuhi syarat administratif, kompetensi, loyalitas, integritas, dan dinilai mampu, setiap ASN punya kesempatan sama.
“Pemkot Bima menjunjung tinggi prinsip profesionalisme, objektivitas, transparansi, dan sistem merit. Semua ASN haknya sama sepanjang memenuhi syarat,” tegasnya.
Hasyim menekankan pelantikan bukan akhir penilaian. Pejabat baru akan diukur dari capaian kinerja, kualitas pelayanan, dan tanggung jawab setelah menjabat.
“Silakan masyarakat bersama pemerintah mengawasi kinerja ASN yang baru dilantik. Mereka harus buktikan lewat kerja nyata. Jika tidak mampu penuhi target, akan dievaluasi dan bisa dicopot sesuai mekanisme,” ujarnya.
Pemkot memandang pengawasan publik penting untuk birokrasi yang profesional dan akuntabel. Masyarakat dipersilakan sampaikan kritik atau masukan objektif dan konstruktif.
“Kami ajak masyarakat beri kesempatan pejabat baru bekerja dan tunjukkan hasil. Pemerintah terbuka pada kritik, saran, dan pengawasan demi tata kelola yang lebih baik,” tutup Hasyim.
Pemkot berharap penataan birokrasi ini memperkuat kinerja OPD dan mempercepat pencapaian program pembangunan yang berdampak langsung ke masyarakat. (GA. 212*)




















