Mataram, Garda Asakota.-Pemerintah Kota Bima terus menggenjot percepatan pembangunan infrastruktur. Wakil Wali Kota Bima, Feri Sofiyan, S.H., bersama Kepala Dinas PUPR Kota Bima, Didi Fahdiansyah, S.T., M.T., melakukan konsultasi dan koordinasi dengan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional / BPJN NTB di Mataram, Rabu 8/7/2026.
Pertemuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Satuan Kerja BPJN NTB, Rikson, S.T., M.T.
Agenda utama pertemuan adalah membahas usulan program Instruksi Presiden Jalan Daerah/IJD Tahun 2026 dan persiapan usulan Dana Alokasi Khusus/DAK Sub Bidang Jalan TA 2027. Tujuannya untuk memperkuat sinergi Pemkot Bima dengan pemerintah pusat dalam pembangunan infrastruktur yang berkelanjutan.
Dalam pertemuan itu, Pemkot Bima mengusulkan pembangunan ruas jalan Sonco Tengge–Kumbe sebagai salah satu prioritas. Ruas jalan tersebut dinilai strategis karena dapat meningkatkan konektivitas antarwilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta membuka akses untuk pengembangan kawasan dan aktivitas perekonomian.
“Kami berharap sinergi yang telah terjalin dengan baik ini terus diperkuat sehingga berbagai program pembangunan jalan dan infrastruktur pendukung lainnya di Kota Bima dapat direalisasikan secara bertahap demi meningkatkan konektivitas wilayah, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Feri Sofiyan.
Selain infrastruktur jalan, kedua pihak juga membahas rencana pembangunan kolam retensi sebagai solusi pengendalian banjir di Kota Bima.
Pemkot Bima memaparkan urgensi kolam retensi untuk mendukung sistem drainase perkotaan dan mengurangi risiko genangan saat musim hujan.
Kepala Satker BPJN NTB, Rikson, S.T., M.T., menyambut baik konsultasi tersebut. Ia mengapresiasi usulan jalan Sonco Tengge–Kumbe dan menilai lokasi yang diusulkan untuk kolam retensi sangat strategis.
BPJN NTB juga menyatakan siap memberikan pendampingan dan masukan teknis agar usulan Pemkot Bima sesuai dengan ketentuan dan kriteria program pemerintah pusat.
Melalui koordinasi ini, Pemkot Bima berharap kerja sama dengan BPJN NTB semakin erat sehingga program strategis infrastruktur dapat berjalan optimal dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat. (GA. 212*)






















