Madapangga, Garda Asakota.-Gemah takbir dan lantunan ayat suci masih terngiang di Gedung Serba Guna. Jumat malam, 5 September 2026, STQ ke-14 tingkat Kecamatan Madapangga resmi ditutup dengan penuh haru dan bangga.
Penutupan dilakukan langsung oleh Drs. Agus Salim, M.Si, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Bima yang hadir mewakili Bupati Bima.
Dalam sambutannya, Agus Salim memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia, LPTQ, dan seluruh warga Madapangga. “STQ ini bukan sekadar lomba. Ini adalah momentum kita menguatkan benteng moral dan keimanan. Lewat Al-Qur’an, kita wujudkan masyarakat yang religius dan bermartabat,” tegasnya di hadapan Camat H. Sahrul, unsur Muspika, MUI, BAZNAS, para Kades, TP-PKK, Dewan Hakim, serta para Qari, Qari’ah, Hafiz dan Hafizah.
Mantan Inspektur Bima ini juga menekankan bahwa STQ adalah “rumah” pembinaan generasi Qur’ani di desa-desa. Untuk para juara, pesannya satu: Terus asah prestasi untuk naik ke tingkat selanjutnya. Untuk yang belum berhasil, jangan sedih. Niat dan ikhtiar kalian belajar Al-Qur’an sudah berpahala di sisi Allah SWT,” tuturnya.
Ajang yang dimulai sejak 30 Agustus 2026 ini diikuti 55 peserta dari seluruh desa di Madapangga. Mereka berlaga di 3 cabang,Tilawatil Qur’an – Golongan Anak, Remaja, Dewasa, Hifzil Qur’an dan Tartil Qur’an.
Ketua Panitia, M. Saleh Ahmad, S.Pd, menyebut semangat peserta luar biasa. “Ini bukti kecintaan masyarakat Madapangga terhadap Al-Qur’an masih sangat kuat.” ujarnya.
Menurutnya, Desa Bolo berhasil keluar sebagai Juara Umum STQ ke-14 Madapangga 2026. Piala bergilir diserahkan langsung oleh Drs. Agus Salim kepada Kepala Desa Bolo diiringi tepuk tangan meriah seluruh hadirin.
Acara ditutup dengan doa bersama, berharap syiar Al-Qur’an di Madapangga terus bergema dan melahirkan generasi Qur’ani yang membanggakan. (GA. 212*)


























