Bima, Garda Asakota.-Sebagai wujud solidaritas dan kepedulian kemanusiaan, Pemerintah Kabupaten Bima bergerak cepat merespons gempa bumi yang melanda Provinsi Nusa Tenggara Timur pada Sabtu (15/8/2026).
Bupati Bima, Ady Mahyudi, langsung menginstruksikan Dinas Sosial Kabupaten Bima untuk mengerahkan tim tanggap darurat ke lokasi terdampak.
Menindaklanjuti arahan tersebut, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bima, Zunaidin, S.Sos., M.M, memberangkatkan 10 personel terlatih pada Minggu (16/8/2026) menuju Kecamatan Aisesa, Kabupaten Ngada, NTT.
“Tim kemanusiaan ini dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial Dinas Sosial Kabupaten Bima, Edy Sahroni, A.KS, didukung 9 personel Taruna Siaga Bencana (TAGANA). Penugasan berlangsung selama 7 hari masa tanggap darurat, 16 hingga 22 Agustus 2026,” terang Zunaidin, Sabtu (15/8/2026).
Zunaidin menjelaskan, fokus utama tim adalah pengoperasian Dapur Umum Lapangan (DUMLAP) dari TAGANA Dinas Sosial Kabupaten Bima. Tujuannya memastikan kebutuhan permakanan para pengungsi dan korban gempa terpenuhi setiap hari.
Dalam misi ini, Tim Tanggap Bencana Kabupaten Bima dibekali sarana pendukung lengkap: 1 unit kendaraan Rescue, tenda pengungsian darurat, dan 1 unit mobil DUMLAP dengan kapasitas 2.000 porsi.
Tim Kabupaten Bima akan bersinergi dengan Dinas Sosial Provinsi NTB. Kolaborasi ini untuk memaksimalkan distribusi bantuan dan mempercepat pelayanan dasar di Kabupaten Ngada.
Sebagai bagian aksi terpadu, Dinsos Provinsi NTB juga menerjunkan 6 unit truk logistik berisi kebutuhan sandang dan pangan.
“Sinergi lintas daerah ini diharapkan meringankan beban korban dan mempercepat pemulihan pascabencana di Kecamatan Aisesa dan sekitarnya,” pungkas Zunaidin. (GA. 212*)























