Hadir di Pembukaan MTQ NTB XXXI, Wali Kota Bima Target Kafilah Ukir Prestasi dan Jadi Teladan Qurani

Didampingi Sekda dan Ketua LPTQ, Aji Man: Jaga Nama Baik Daerah, Perkuat Syiar Islam

Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E., bersama para bupati/wali kota se-NTB menyaksikan pembukaan MTQ ke-31 Tingkat Provinsi NTB 2026 di kawasan Masjid Agung Praya, Lombok Tengah, Selasa malam (9/6/2026). MTQ dibuka Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Foto: Ist

Praya, Garda Asakota.-Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E. menghadiri pembukaan MTQ ke-31 Tingkat Provinsi NTB 2026 di kawasan Masjid Agung Praya, Lombok Tengah, Selasa malam (9/6/2026). Ia menargetkan kafilah Kota Bima tampil maksimal dan jadi teladan generasi Qurani.

Wali Kota hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Bima yang juga Ketua LPTQ Kota Bima, Ketua Harian LPTQ, pengurus, serta rombongan kafilah. Ketua TP PKK Kota Bima dan sejumlah pejabat turut mendampingi.

“Kita berharap seluruh peserta dari Kota Bima dapat tampil maksimal, menjaga nama baik daerah, serta menjadikan MTQ ini sebagai ajang memperkuat syiar Islam dan membangun karakter masyarakat yang religius,” kata Wali Kota Rahman.

Ia menegaskan keikutsertaan kafilah Bima bukan sekadar mengejar prestasi. “Ini momentum meningkatkan semangat generasi muda dalam mempelajari, memahami, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ujarnya.

Pembukaan MTQ XXXI berlangsung meriah dihadiri para kepala daerah se-NTB, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ribuan warga. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal membuka acara dan mengajak seluruh peserta menjadikan MTQ sarana memperkuat kecintaan pada Al-Qur’an sekaligus mempererat ukhuwah Islamiyah.

MTQ ke-31 Tingkat Provinsi NTB 2026 digelar 10 hari dengan pusat kegiatan di sekitar Masjid Agung Praya. Seluruh kabupaten/kota se-NTB mengirim peserta terbaik untuk berbagai cabang lomba.

Pemkot Bima menyatakan dukungan penuh kepada LPTQ dan kafilah. “Keikutsertaan dalam MTQ adalah bagian dari pembinaan keagamaan berkelanjutan. Tidak hanya prestasi, tapi memperkuat nilai spiritual dan akhlak mulia,” tegas Rahman.

Ia berharap lahir qari, qariah, hafiz, hafizah, dan generasi Qurani dari Kota Bima yang mampu membawa harum nama daerah di tingkat nasional. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page