Bima, Garda Asakota.-Dalam rangka meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan, Politeknik Muhammad Dahlan Bima atau Polmuda menggelar Workshop Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) selama dua hari, 22–23 Juli 2026 di kampus setempat.
Kegiatan ini difokuskan pada penyusunan, penyelarasan, dan implementasi SPMI yang mengacu pada regulasi terbaru, yaitu Peraturan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Nomor 39 Tahun 2025.
Direktur Polmuda Bima, Nurbaety, S.Si.T., M.Kn, mengatakan workshop ini bertujuan menyamakan pemahaman seluruh unit kerja dalam menyusun dan menyelaraskan dokumen SPMI sesuai aturan baru.
“Melalui workshop ini, saya berharap seluruh unit kerja memiliki pemahaman yang sama dalam menyusun dan menyelaraskan dokumen SPMI sesuai Permendiktisaintek Nomor 39 Tahun 2025. Kegiatan ini tidak boleh berhenti pada penyusunan dokumen,” ujarnya, Kamis (23/7/2026).
Lebih lanjut, Direktur menegaskan setiap unit wajib menindaklanjuti hasil workshop dengan menerapkan standar mutu sesuai tugas, fungsi, dan tanggung jawab masing-masing.
“Lengkapi bukti pelaksanaan, serta jalankan siklus PPEPP secara konsisten. Dengan demikian, SPMI benar-benar menjadi budaya kerja yang mendukung peningkatan mutu, kualitas layanan pendidikan, dan kesiapan akreditasi Politeknik Muhammad Dahlan,” tegasnya.
Nurbaety juga berharap seluruh dosen dan Tim Penjamin Mutu memiliki pemahaman dan komitmen yang kuat dalam menjalankan siklus PPEPP.
“Agar budaya mutu benar-benar hidup di lingkungan kampus Polmuda, bukan hanya pada saat menghadapi proses akreditasi,” harapnya. Workshop ini diikuti oleh jajaran pimpinan, dosen, dan Tim Penjamin Mutu di lingkungan Polmuda Bima. (GA. 212*)























