Kelurahan Jatiwangi Gelar Muskel Desa Berdaya 2027, Target Sejahterakan 800 KK Miskin Ekstrem

MUSYAWARAH KELURAHAN DESA BERDAYA 2027 di kantor Kelurahan Jatiwangi, 27 Agustus 2026. Muskel digelar untuk merumuskan program prioritas pemberdayaan masyarakat. Dengan dasar 800 KK miskin ekstrem, Kelurahan Jatiwangi siap maksimalkan potensi lokal di sektor ketahanan pangan, lingkungan dan pariwisata.

Kota Bima, Garda Asakota.-Kelurahan Jatiwangi, Kecamatan Asakota menggelar Musyawarah Kelurahan (Muskel) Desa Berdaya 2027 di Aula Kelurahan, Kamis, 27 Agustus 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah awal penetapan program pemberdayaan berbasis potensi lokal yang akan dijalankan tahun 2027.

Lurah Jatiwangi Jumardin, S.Sos., menyebut tingginya angka kemiskinan ekstrem menjadi dasar utama masuknya Jatiwangi dalam program Desa Berdaya.

“Berawal dari banyaknya kasus kemiskinan ekstrem di wilayah Kelurahan Jatiwangi yang mencapai sekitar 800 KK. Maka Pemerintah Provinsi berusaha merubah warga yang pra-sejahtera ini menjadi sejahtera. Bagaimana yang hidupnya tidak berdaya jadi berdaya melalui program Desa Berdaya,” terangnya.

Selain itu, Lurah juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sebagai dukungan terhadap Gerakan Kota Bima BISA yang menjadi salah satu sektor dalam program Desa Berdaya.

Camat Asakota Kamaruddin, S.ST., menegaskan Muskel adalah dasar pijakan pemerintah kelurahan dalam menjalankan program. “Muskel itu dasar pijakan. Jadi sangat disayangkan ketika ada muskel semacam ini RT/RW nya tidak hadir padahal mereka digaji dari anggaran daerah,” katanya.

Camat menyebut usulan program sudah jelas peruntukannya berdasarkan potensi prioritas dari masyarakat melalui RT/RW. Mulai dari perikanan, pariwisata, peternakan, hingga pengolahan sampah.

Semua sudah tercantum dalam juknis. “Mari kita samakan persepsi. Rencanakan program prioritas yang benar-benar merupakan potensi lokal kita untuk pemberdayaan masyarakat,” ajaknya, sebelum membuka Muskel secara resmi.

Perencana Ahli Muda Bappeda Kota Bima, Afif menambahkan, ada 10 kelurahan di Kota Bima yang mendapatkan program Desa Berdaya 2027, termasuk Jatiwangi.
“Program ini bertujuan memberikan kesejahteraan masyarakat melalui potensi lokal yang kita asistensi. Meliputi sektor ketahanan pangan, sektor lingkungan, dan sektor pariwisata,” sebutnya.

“Tujuannya bagaimana memaksimalkan potensi di daerah kita untuk kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya. Pantauan wartawan, kegiatan dihadiri Perwakilan Bappeda, Ketua KKMP, RT/RW, Babinsa dan Bhabinkamtibmas. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page