Kota Bima, Garda Asakota.-Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Bima (STIE Bima) kembali menggelar Wisuda Angkatan XXIII pada Kamis, 27 Agustus 2026. Sebanyak 254 sarjana resmi dikukuhkan dan siap memasuki dunia kerja serta pengabdian di masyarakat.
Dalam sambutannya, Ketua STIE Bima Firdaus, S.T, M. M., M.M.Inov., menyampaikan capaian institusi selama 3 tahun terakhir. “Selama tiga tahun terakhir STIE Bima berhasil memperoleh pendanaan penelitian mencapai Rp1,04 miliar. Sementara pendanaan untuk kegiatan pengabdian kepada masyarakat mencapai Rp303 juta,” ujarnya di hadapan ratusan undangan yang hadir di Auditorium STIE Bima di lingkungan Tolobali Kota Bima.
Firdaus menyebut pada 2025 pendanaan kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi mengalami peningkatan 113,80 persen dibanding tahun sebelumnya.
“Capaian ini bagian dari upaya STIE BIMA meningkatkan mutu pendidikan dan melahirkan lulusan yang tidak hanya bergelar akademik, tapi juga punya kompetensi, karakter, dan daya adaptasi,” tegasnya.
Menjawab tantangan zaman, STIE Bima juga mendorong penguatan literasi digital dan pemanfaatan Artificial Intelligence/AI dalam pembelajaran, penelitian, dan produktivitas akademik secara bertanggung jawab.
“Kita ingin lulusan STIE BIMA bukan hanya siap menghadapi hari ini. Kita ingin lulusan STIE BIMA siap menghadapi masa depan,” kata Firdaus.
Dari 254 wisudawan, 165 mahasiswa telah mempublikasikan tugas akhir di jurnal nasional terakreditasi Sinta 3 dan Sinta 4. “Ini bukan sekadar angka. Ini bukti STIE BIMA terus berperan dalam penguatan riset,” katanya.
Firdaus menegaskan penelitian harus menjawab persoalan masyarakat dan memberi solusi nyata. “Penelitian harus berpijak pada persoalan masyarakat. Pengabdian harus memberi manfaat, dan ilmu pengetahuan harus menjadi kekuatan membangun daya,” ujarnya.
Ia menutup dengan pesan bahwa wisuda bukan akhir, melainkan awal pengabdian. Dengan bekal ilmu, kompetensi dan karakter, 254 sarjana baru diharapkan berkontribusi bagi pembangunan daerah dan bangsa. (GA. 212*)
























