Kota Bima, Garda Asakota.-Pemerintah Kota Bima menggelar kegiatan Manasik Haji Terintegrasi tingkat Kabupaten/Kota dan Kecamatan Tahun 1447 H/2026 M di Aula SMK Negeri 3 Kota Bima. Kegiatan ini mengusung tema “Haji Ramah Lansia, Disabilitas dan Perempuan” dan bertujuan memberikan pembekalan menyeluruh kepada calon jemaah haji agar siap secara fisik, mental, dan spiritual dalam menunaikan ibadah haji.
Wakil Walikota Bima, Feri Sofiyan, SH, menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh calon jemaah haji yang telah mendapat kesempatan menunaikan rukun Islam kelima.
“Bapak dan Ibu patut bersyukur karena telah masuk dalam daftar tamu Allah. Sebesar apa pun kemampuan kita, jika Allah belum mengundang, kita belum tentu bisa berangkat haji. Maka bersyukurlah karena telah diberi kesempatan,” ujar Wakil Walikota yang saat itu didampingi Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Kota Bima, H. Eka Iskandar Zulkarnain, M.Si.
Pemerintah Kota Bima berkomitmen untuk mengakomodir transportasi para calon jemaah haji Kota Bima untuk keberangkatan ke Mataram, maupun kepulangan dari Mataram ke Kota Bima. “Kami ingin memastikan bahwa Jamaah Haji Kota Bima tidak hanya siap secara ritual, tetapi juga siap secara fisik, mental, dan sosial, serta mendapatkan pelayanan terbaik,” tuturnya.
Pembina Manasik Haji, H. Amrin, SH, melaporkan bahwa jumlah jemaah haji Kota Bima tahun ini sebanyak 228 orang, dengan 40% di antaranya adalah lanjut usia (lansia). Jemaah tertua berusia 96 tahun, sedangkan yang termuda berusia 19 tahun. Para jemaah akan terbagi dalam dua kelompok terbang (kloter), yakni Kloter 11 dan Kloter 13.
Jemaah haji Kota Bima menjadi satu-satunya yang mendapatkan fasilitas penerbangan langsung hingga ke Kota Bima. Dengan semangat dan bekal iman yang kuat, para calon jemaah haji Kota Bima siap berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji. (GA. 212*)

















