74 Pompa Irigasi Buat Petani Kota Bima, 24 Unit Cair Bulan Ini

Wali Kota A. Rahman: Air Jalan, Panen Naik, Target Ketahanan Pangan Kota Bima Kuat

Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E., usai berdiskusi bersama Tim BPLIP Mataram saat membahas percepatan pembangunan 74 unit irigasi perpompaan di ruang kerja, Kamis (11/6/2026). 24 unit tahap 1 ditarget cair anggarannya bulan Juni ini. Foto: Ist

Kota Bima, Garda Asakota.-Wali Kota Bima H. A. Rahman, S.E. terima Tim Balai Pengelolaan Lahan & Irigasi Pertanian/BPLIP Mataram di ruang kerja, Kamis sore (11/6/2026). Fokus bahas percepatan 74 unit pompa irigasi: 24 unit tahap 1 target cair Juni, 50 unit tahap 2 masuk verifikasi lapangan.

Pertemuan dihadiri Sekda Kota Bima, Drs. H. Fakhrunraji, M.E, dan Kepala Dinas Pertanian, Abdul Najir, S.Pt, M.M, beserta jajaran. Tim BPLIP sampaikan 24 unit irigasi perpompaan tahap 1 dikebut pemberkasannya agar anggaran bisa cair bulan Juni 2026 ini. Sementara 50 unit tahap 2 diusulkan langsung masuk verifikasi lapangan sebagai syarat lanjut program.

“Air jalan, panen naik. Pompa irigasi ini jawaban buat lahan yang susah air teknis,” kata Wali Kota H. A. Rahman usai pertemuan, Kamis (11/6/2026).

Ia minta jajarannya tuntaskan administrasi 24 unit tanpa nunggu. “Jangan ada berkas nyangkut. Target Juni cair, petani langsung bisa ngerasain manfaatnya,” tegasnya.

Wali Kota apresiasi dukungan pemerintah pusat lewat BPLIP Mataram. Menurutnya pompa irigasi kunci buat jaga ketersediaan air di wilayah minim sumber air.

“Ini bagian kita kuatkan ketahanan pangan + naikin kesejahteraan petani Bima. Pusat-daerah harus satu napas, targetnya tercapai,” ujarnya.

Irigasi perpompaan jadi solusi lahan tadah hujan/daerah kritis air. Dengan pompa, petani nggak lagi tergantung hujan. Masa tanam bisa 3x setahun, produktivitas naik, harga pangan stabil. (GA. 212*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page