Kota Bima, Garda Asakota.-Haru dan meriah bercampur di halaman SDN 46 Lela Asakota Kota Bima, Sabtu (20/6/2026). Sebanyak 42 siswa kelas VI dilepas resmi dengan acara khataman Al-Qur’an. “Jadilah generasi hebat yang mampu membanggakan keluarga. Jagalah nama baik almamater, guru dan orang tua di manapun kalian berada,” pesan Kepala Sekolah Rita, S.Pd, SD, kepada para lulusan.
Pantauan wartawan, pra acara khataman dibuka dengan pembacaan puisi, lalu dilanjutkan dengan ragam penampilan kreatif para siswa. Suasananya haru tapi penuh semarak. Turut hadir Asisten I Walikota Bima Hj. Suharni, S.E, Korwas Kota Bima, Pengawas Dikbud Kec. Asakota, Kasek SD se-Asakota, Lurah Jatibaru, Babinsa, Babinkamtibmas, dan orang tua siswa.
Acara mengangkat tema “Generasi Qur’ani SDN 46 Kota Bima berpisah untuk tumbuh mengabdi dengan ilmu, memerangi dunia dengan akhlakul karimah”.
Mengawali sambutan, Kasek Rita, S.Pd, SD, menceritakan kisah inspiratif tentang kejujuran. “Kejujuran itu mahal dan sulit. Akan percuma sekolah tinggi-tinggi kalau kejujuran tidak ada,” pesannya ke siswa.
Disyukurinya, sebanyak 42 siswa dengan rincian 15 laki-laki dan 27 perempuan dinyatakan lulus 100%. “Ini hasil kerjasama baik sekolah dengan wali murid. Karena sesungguhnya madrasah paling baik itu di lingkungan keluarga,” ujar Rita.
Meski baru 4 bulan 6 hari menjabat, Rita bangga SDN 46 Lela toreh banyak prestasi seperti juara 2 dan 6 Lomba Bina Al-Qur’an tingkat Kota dan Kabupaten Bima, juara 2 Futsal Putra-Putri SMPN 11, dan juara 2 Voli Putra tingkat Kota Bima di SMPN 6.
Asisten I Hj. Suharni, S.E, turut memberikan ucapkan selamat. “Enam tahun bukan waktu sebentar. Hari ini momen istimewa selain tanda selesai SD, juga dirangkai khataman Qur’an. Pendidikan tak hanya diukur dari akademik tapi juga keberhasilan membentuk generasi berakhlakul karimah yang cinta Qur’an,” ujarnya.
“Al-Qur’an petunjuk hidup. Jadikan pegangan di tengah derasnya informasi. Khataman hari ini bukan akhir, tapi awal untuk semakin dekat dengan Kitab Suci. Jadikan nilainya pedoman hidup: sayangi orang tua, hormati guru, jujur pada sesama,” timpal Hj. Suharni.
Ia juga berterima kasih ke guru dan orang tua atas kesabaran mendidik. “Anak-anak, teruslah belajar. Jadilah generasi cerdas, berprestasi, berkarakter, akhlak mulia, kebanggaan keluarga, masyarakat dan Kota Bima,” tutupnya. (GA. 003*)



















