816 Pendaftar PMB MTsN 1 Kota Bima 2026/2027, Baca Al-Qur’an Jadi Syarat Utama Lolos Seleksi

Animo Tinggi ke Boarding School, Ma'had Tsulus dan Reguler, Kasek: Fondasi Ngaji Wajib Kuat, Banyak Calon Siswa Belum Lolos Tahap Awal

Suasana tes kemampuan membaca Al-Qur'an calon siswa baru MTsN 1 Kota Bima tahun pelajaran 2026/2027. Dari 816 pendaftar, kemampuan baca Qur'an dan bacaan shalat jadi syarat utama lolos seleksi. Foto: Ist

Kota Bima, Garda Asakota.-Animo masyarakat ke MTsN 1 Kota Bima terus naik. Penerimaan Murid Baru 2026/2027 menjaring 816 pendaftar untuk kelas Boarding School, Ma’had Tsulus, dan reguler. Namun, Wakil Kasek Humas Nur Hasanah, S.Pd., menyebut banyak calon siswa belum lolos tahap awal karena belum memenuhi syarat utama, mampu membaca Al-Qur’an dan bacaan shalat.

“Antusiasme tinggi mewarnai PMB MTsN 1 Kota Bima tahun ini, total 816 orang mendaftar. Angka ini  sebagai bukti kepercayaan masyarakat ke madrasah yang unggul di akademik dan keagamaan,” ungkap Nur Hasanah kepada Garda Asakota, Selasa (23/6/2026).

Baca Qur’an Syarat Mutlak”, namun Nur Hasanah mengungkapkan, di tahap awal seleksi cukup banyak calon siswa yang gugur. Penyebab utama, kata dia, belum menguasai kemampuan dasar keagamaan.

“Syarat masuk MTsN 1 Kota Bima itu mampu membaca Al-Qur’an dengan baik, mampu membaca bacaan shalat, serta literasi dasar bahasa Indonesia. Kebijakan ini bukan mempersulit, tapi memastikan siswa punya fondasi dasar yang memadai,” terangnya.

Kenapa Ngaji Wajib?. Menurut Nur Hasanah, kemampuan baca Qur’an itu modal penting. Soalnya jadi dasar semua mapel keagamaan: Al-Qur’an Hadis, Fikih, Akidah Akhlak, Bahasa Arab.

“Berbagai penelitian juga menunjukkan baca tulis Qur’an itu fondasi penguatan pendidikan agama di madrasah. Kalau dasarnya kuat, pembelajaran bisa fokus ke kompetensi lebih tinggi, prestasi akademik, dan bekal masa depan,” jelasnya.

Dia berharap orang tua aktif mendampingi anak sejak dini. Latih baca Qur’an dan bacaan shalat dari rumah. “Dengan kerja sama keluarga dan madrasah, diharapkan makin banyak generasi muda masuk madrasah dengan bekal ilmu dasar kuat dan akhlak mulia,” tutupnya. (GA. 003*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

You cannot copy content of this page